Seberapa Logis Pernyataan Esok Matahari akan terbit?

Tak ada yang meragukan jika dikatakan esok matahari akan terbit, karena buktinya memang begitu. Namun, pernahkah terpikir bahwa hal itu tidak faktual?

Hukum fisika yang berlaku, termasuk fakta matahari terbit setiap hari, tidak secara logis mengharuskan hukum tersebut berlaku di masa akan datang. “Esok matahari akan terbit” hanyalah fakta psikologis, karena faktanya tidak ada (belum terjadi). Pembenaran tersebut hanya didasarkan pada apa yang sudah (biasa) terjadi, yaitu matahari terbit setiap hari. Seekor ayam yang selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu setiap jam sembilan pagi selalu diberi makan, pada hari raya menemukan fakta mengerikan. Si ayam bukannya diberi makan tapi disembelih. Menurut Karl Popper, sebelum problem logis terpecahkan, seluruh ilmu, betapa pun konsistennya, harus dianggap melayang-layang tanpa dasar yang kukuh.Teori ilmiah tidak didasarkan atau dikukuhkan oleh “fakta”, melainkan dirontokkan olehnya.

Jika memang demikian kebenarannya, seberapa logis meyakini bahwa esok kita akan (tetap) hidup?. Berpikir seolah esok akan mati, akan mendorong untuk selalu produktif (khususnya dalam memanfaatkan sumber daya waktu untuk urusan dunia-akhirat), daripada membangun optimisme semu.

Bacaan : Alfons Taryadi, Epistemologi Pemecahan Masalah Menurut Karl R. Popper

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s