Motiv Keuntungan, Kejijikan dan Kehormatan

Motiv keuntungan bagi siapa saja sama artinya, yaitu dorongan mendapatkan manfaat.  Namun, ketika sebagian besar masyarakat harus merasa puas dengan perolehan keuntungan atau manfaat ala kadarnya sementara sejumlah kecil orang menikmati keuntungan berlimpah ruah, maka cara memaknai motiv maupun keuntungan menjadi tidak sederhana.

Max Weber mengatakan bahwa teori politik kuno tidak menyukai motiv keuntungan. Dalam kelas masyarakat atas yang santai (pada zaman itu) terdapat kejijikan terhadap perdagangan dan para pedagang.  Faktor lain yang juga ikut berperan, masih menurut Weber, adalah sangat bervariasinya perbedaan-perbedaan yang membagi populasi ke dalam kelas turun temurun.

Di jaman modern, tepatnya ketika kaum borjuis yaitu para saudagar dan pengrajin yang awalnya sama sekali tidak tampak sebagai satu kelas, menurut Peter L. Berger, mereka menuntut persamaan hukum sehingga hubungan individu dalam tatanan previlese tidak lagi ditentukan berdasarkan keturunan atau kebaikan raja, melainkan ditentukan oleh peranan keberhasilannya dalam proses produksi. Bagi kaum aristokrat, kemunculan kaum borjuis dianggap terlalu vulgar, dimana kesuksesan dalam memperoleh uang harus diperhitungkan sama halnya keturunan ningrat , kehormatan pribadi serta kedekatan dengan tahta.

Dianggap menjijikkan atau layak dihormati tak akan mengubah kenyataan bahwa keuntungan hanyalah selisih antara pengorbanan dan perolehan, tidak berhubungan dengan kejijikan maupun kehormatan. Seberapa besar kandungan alam kebohongan sehingga makna hal-hal simbolis menjadi lebih esensial dari yang semestinya, itulah pokok masalahnya.

Bacaan : Stainlav Andreski – Wax Weber: Kapitalisme, Birokrasi dan Agama, Peter L. Berger – Revolusi Kapitalis

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s