Dominasi Harus Dilawan!

Salah satu ciri postmodernisme adalah lahirnya gerakan perlawanan terhadap dominasi yang dipelopori Pierre Bourdieu. Bourdieu melihat kehidupan sosial tak ubahnya pasar atau permainan, tempat terjadinya praktik dominasi, baik antar individu maupun antar kelompok. Salah satunya adalah dominasi budaya yang dilakukan penguasa politik maupun penguasa ekonomi atau gabungan keduanya dalam bentuk pembedaan diri dengan kebanyakan orang.

Untuk mempertahankan dominasinya, berbagai macam strategi ditempuh, termasuk dengan terus meningkatkan akumulasi modal atau kekayaan yang dimilikinya. Bourdieu menunjukkan bahwa seseorang berada di kelas tertentu, dalam kondisi kaya raya maupun miskin sekali, bukan lantaran nasib, tetapi karena adanya “mekanisme dominasi” yang menyebabkan ia terperangkap di posisinya saat ini. Oleh karenanya menurut Bourdieu harus dilawan.

Sayangnya, apa yang disebut Bourdieu sebagai “mekanisme dominasi” tersebut adalah sesuatu yang abstrak, bukan wujud yang bisa diamati, tidak terlihat kecuali oleh mereka yang memikirkannya. Itulah sistem!. (Bacaan : Arizal Mutahir – Intelektual Kolektif Peierre Bourdieu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s