Pabrik Kemakmuran dan Kemiskinan

H2 dan O2 pada suhu kamar berujud gas dan mudah terbakar. Namun ketika keduanya digabung menghasilkan H2O (air) bersifat cair dan memadamkan api. Sebuah fakta ketidak-linier-an sistem yang menakjubkan.

Dalam sistem ekonomi, tepatnya kemakmuran, lebih ‘mengagumkan’ dari itu. Apa yang dimaksud dengan masyarakat pertumbuhan adalah masyarakat yang selalu berkebutuhan, dimana kebutuhan akan selalu melampaui produksi. Uniknya, selain memproduksi kemakmuran, pertumbuhan ekonomi juga menghasilkan kemiskinan, terutama kemiskinan psikologis dan kefakiran struktural.

Ritual perdebatan tentang berapa besaran income per-kapita untuk bisa disebut miskin atau berapa besarnya  upah minimum, tak lebih cara terselubung menetapkan batas layak tumbuh ekonomis. Karena seperti disebutkan di atas, selain memakmurkan, pertumbuhan berfungsi memustahilkan upaya orang–orang miskin mengejar ketertinggalan.

Meyakini kemakmuran bersama bisa dicapai lewat masyarakat pertumbuhan tidak akan bisa memuaskan akal, karena tujuan utama pertumbuhan adalah menjaga perbedaan struktural.

Bacaan : Prof. Yohanes Surya, Ph.D , Hokky Situngkir – Solusi untuk Indoensia V2, George Ritzer – Pengantar Masyarakat Konsumsi (Jean P Baudrillard)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s