Penuaan dan Kematian, Keuntungan Evolusioner?

Selain sel kanker yang mampu bereproduksi secara tak terbatas, sel-sel tubuh manusia membagi diri sekitar lima puluh kali sebelum mati. Meskipun banyak anggapan umum mengatakan penuaan termasuk kematian dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti gaya hidup, polutan, radiasi. Fakta menunjukkan bahwa batasan kemampuan sel membiakkan diri yang biasa disebut batasan Hayflick ini, merupakan gambaran mikroskopis proses penuaan dan kematian yang dikendalikan oleh lonceng biologis internal.

Kaum evolusionis memandang proses penuaan dan kematian sebagai ‘keuntungan evolusioner’. Berkurangnya persaingan antar satu generasi dengan generasi berikutnya akan mempercepat tujuan evolusi. Seolah para lansia memiliki tanggungjawab untuk segera mati dan menyingkir dari jalan generasi berikutnya. Sedingin inikah kebenarannya?.

Kematian bukanlah hidup yang diakhiri. Maut adalah kemungkinan utama, karena seluruh hal yang mengada dalam dunia (baik lanjut usia atau remaja, kondisi sehat atau sakit-sakitan) menjadi sasarannya. Kalkulasi statistik tentang keberhasilan menekan angka kematian ibu dan bayi, bertambahnya usia harapan hidup, tidak lebih dari salah satu cara manusia ‘menentramkan diri’ dari kecemasan permanen karena tidak pernah lepas dari intaian maut. Sehingga sangat tidak pada tempatnya berharap ada margin keuntungan dengan mendikotomikan tua-muda, kehidupan-kematian, sebagaimana selisih pendapatan dan biaya.

Penuaan dan kematian bukan determinan jahat perampas kehidupan, tapi merupakan bagian sistem kehidupan itu sendiri. Sejak lahir manusia sudah mulai mengalami proses meninggal. Tiap-tiap yang berjiwa (hidup) akan merasakan mati (QS. Ali Imran: 185).

Bacaan : Steven J. Bock MD, Michael Boyette – Stay Young with Melatonin, MAW Brouwer – Psikogi Fenomenologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s