Menilai Ritual Pamer Diri

Semakin tidak ada yang tersembunyi menjadi logika umum, setidaknya di dunia maya. Mulai dari pamer mimik muka, aktivitas terbuka, sampai yang harusnya tersembunyi , semua dipertontonkan.

Adanya keyakinan umum bahwa sistem online terbukti mampu mendongkrak kejujuran mengeleminasi kecurangan, semakin menguatkan argumen bahwa ritual serba kelihatan ini dibutuhkan dan berguna.

Kalau benar-benar tidak ada tempat untuk ketidakjujuran, maka layak bertanya “seberapa tinggi nilai kejujuran  yang dibangun di atas ritual serba kelihatan sehingga tidak ada lagi ‘rahasia’ yang tersisa, harus dihargai?”. Karena biar bagaimana pun, jujur terpaksa atau demi pujian semata dan jujur sebagai pilihan sadar untuk memenuhi perintah Dzat Yang Maha Melihat, tetap beda rasa dan nilainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s