Kapitalisme, Rasional atau Rakus?

Keinginan untuk memiliki, mengejar keuntungan, dan memiliki uang sebanyak-banyaknya, menurut Weber, tidak ada hubungannya dengan kapitalisme. Dorongan itu ada pada semua manusia. Kerakusan terhadap keuntungan sama sekali tidak identik dengan kapitalisme, bahkan Weber menegaskan bahwa itu bukan semangatnya. Kapitalisme lebih identik dengan pengendalian, pengejaran keuntungan yang selamanya dapat diperbarui dengan cara usaha kapitalistik yang berlanjut dan rasional.

Pandangan berbeda dikemukakan Baqir Ash Shadr. Ia menyatakan bahwa kapitalisme tidak mempersoalkan keadilan, karena adil bukan gagasan ilmiah. Harga yang ditentukan berdasarkan hukum suplai dan permintaan, menurut Shadr, tidak bisa menyatakan apakah adil atau tidak. Penetapan harga hanya menunjukkan hubungan obyektif sebagaimana hukum besi upah, dimana para buruh selalu menerima upah yang tidak jauh dari level “sekedar bisa mempertahankan hidup”, tanpa mempersoalkan adil tidaknya bagian para buruh.

Kapitalisme hanya menawarkan kesimpulan (deduksi) berdasarkan fakta ilmiah atau rasionalitas, tanpa menghubungkan dengan nilai tertentu, termasuk keadilan.

Bacaan : Max Weber – Kapitalisme Birokrasi dan Agama, Muhammad Baqir Ash Shadr – Iqtishaduna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s