Pusat Kepedihan

Pelukis ekspresionis abad ke-19 Edward Munch mengatakan : “Aku bisa melihat apa yang tersembunyi dibalik topeng. Wajah-wajah tersenyum penuh kedamaian tak lebih dari mayat-mayat pucat yang tanpa kenal lelah menelusuri jalan beriku menuju liang kubur.”

Ungkapan suram tersebut memberikan gambaran yang teliti tentang kepedihan manusia akan ke-alamiahan-nya sebagai manusia. Sayangnya, seperti kata Munch, manusia gemar mengenakan topeng sehingga kepedihan yang tampak bukan cerminan luka yang sesungguhnya.

Menurut Shawn C. Shea pusat kesedihan bersembunyi dibalik :

  1. Takut menjadi sendirian
  2. Takut menjadi tidak berharga
  3. Takut terhadap penolakan
  4. Takut terhadap kegagalan
  5. Takut kehilangan kontrol eksternal
  6. Takut kehilangan kontrol internal
  7. Takut kepada sesuatu yang tidak diketahui

Ketakutan menjadi sendirian merupakan cermin dari perasaan takut ditinggalkan, baik karena kematian itu sendiri maupun oleh sebab lain seperti perceraian, pertikaian. Mengenai ketakutan menjadi tidak berharga akan diekspresikan dalam bentuk ketergantungan pada seseorang sebagai ganti dari rasa tidak berdaya mengatasi hidup. Akan halnya takut terhadap penolakan menjadi pendorong seseorang untuk selalu berupaya menyenangkan orang lain. Ungkapan yang sering digunakan untuk menyembunyikan pusat kepedihan ini : “itu adalah hal yang bodoh untuk dikatakan”. Adapun ketakutan akan kegagalan berbaur dengan ketakutan tidak berharga, yaitu bersumber pada hilangnya kepercayaan diri. Sedangkan ketakutan kontrol eksternal merupakan ekspresi kombinasi kemarahan dan ketakutan, yang bukan tidak mungkin merupakan gambaran ide bunuh diri. Sementara ketakutan kehilangan kontrol internal lebih berorientasi kepada kegagalan mengendalikan emosi yang mendominasi perilaku seseorang, misalnya dorongan melakukan kekerasan. Yang terakhir, ketakutan akan sesuatu yang belum diketahui berhubungan dengan bidang gelap dimana akibat buruk (terutama yang tidak diharapkan) terjadi tanpa bisa mengetahui terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s