Yang Layak Diperjuangkan Selain Kebahagiaan

Bertemu orang-orang tersayang yang lama terpisah jauh, menghirup udara pegunungan, mencium wangi angin laut, atau jatuh cinta, memberikan sensasi yang menyenangkan dan menentramkan. Sehingga kita bukan hanya ingin menikmati, tapi juga ingin meliharanya selama-lamanya. Karena, seiring berjalannya waktu sensasinya terus meredup sebelum akhirnya menjadi datar dan hambar.

Tak jauh berbeda dengan naluri fisiologis ketika lapar kita berupaya makan meskipun yakin nanti bakal lapar lagi. Kita selalu termotivasi menciptakan atau menemukan momen-momen menyenangkan yang telah hilang maupun yang masih menjadi harapan. Mengejar kekuasaan, berburu popularitas, menumpuk kemewahan atau sekedar berkebun di belakang rumah, merupakan kesibukan yang menggugah minat. Seorang psikolog dari State University of New York, Arthur Aron menyebut motivasi semacam ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan yang dirasakan para pecandu narkoba. Rasa cinta yang penuh gairah terbentuk di bagian otak yang sama dengan kecanduan rasa ‘nikmat’ narkotika.

Tidak ada alasan untuk berpretensi bahwa tak ada gunanya membersihkan halaman rumah yang kotor karena pasti akan kotor lagi, Momen-momen kehidupan yang menyenangkan maupun yang kita vonis sebagai mimpi buruk yang mengerikan adalah satu kesatuan tak terpisahkan. Kita tidak mungkin bisa menemukan makna sesungguhnya dengan mengambil sebagian dan membuang sebagian lainnya, sebagaimana tak mungkin memahami makna siang dengan menyangkal malam. Demikian pula halnya dengan kekayaan dan kefakiran, kesuksesan dan kegagalan.

Hanya dengan membangun kesadaran yang utuh memungkinkan bagi kita mendapatkan makna kehidupan yang sesungguhnya. Oleh karenanya menjadi manusia sadar relatif lebih layak untuk dipertahankan atau diperjuangkan daripada ‘sekedar’ menjadi manusia yang hidupnya hanya demi mengejar kebahagiaan semata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s