Dengki, Naluri Gembira Berbahaya

Para peneliti menemukan fakta bahwa kita bisa mengambil kesenangan lewat penderitaan orang lain,  terutama mereka yang rajin memupuk rasa dengki. Hasil penelitian yang diterbitkan pada bulan Oktober 2013 menunjukkan perasaan sukacita saat melihat orang lain gagal atau menderita – yang dalam bahasa Jerman disebut schadenfreude – adalah lumrah atau bersifat manusiawi, para ilmuwan percaya sikap tersebut merupakan respon biologis dasar pada manusia. Profesor Susan Fiske, dari Princeton University mengukur aktivitas listrik otot pipi dengan elektromiogram, menunjukkan adanya aktivitas listrik ketika individu tersenyum karena hal yang menyenangkan. Dengan memanfaatkan alat pendeteksi tersebut, para peserta tes ditunjukkan foto-foto individu yang terkait dengan stereotip masing-masing: seorang lanjut usia (identik dengan perlu dikasihani) ; siswa ( identik dengan kebanggaan ), pecandu narkoba (identik dengan kemuakan), dan profesional kaya (identik dengan sasaran perasaan dengki). Gambar-gambar ini kemudian disandingkan dengan peristiwa sehari-hari seperti : ‘ beruntung lima dolar ‘ (perasaan positif), ‘ tersiram genangan air yang dilewati mobil  ‘ (perasaan negatif), atau ‘ Pergi ke kamar mandi ‘ (perasaan netral). Peserta diminta merasakan bagaimana perasaan mereka, gerakan dan mimik wajah mereka direkam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara tulus mereka senang terhadap kemalangan yang menimpa orang yang mereka dengki, dalam hal ini adalah para profesional yang kaya. Profesor Fiske menegaskan, semua orang tidak ingin mengespresikan rasa dengki (schadenfreude) secara terbuka, dan ini adalah metode terbaik untuk mengungkapkan hal itu. Masih menurut Profesor Fiske bahwa lewat percobaan ini ditemukan naluri gembira berbahaya. Orang-orang tersenyum lebih dalam menanggapi peristiwa negatif daripada positif, terutama terhadap kelompok yang mereka dengki.

 Disadur dari :  http://www.stumbleupon.com/su/1i81tK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s