Kesepian Genetis Menular

Kesepian adalah emosi manusiawi, namun merupakan gejala yang kompleks dan unik bagi setiap individu. Kesepian tidak memiliki penyebab umum tunggal, sehingga pencegahan dan pengobatannya terhadap dampaknya yang bisa merusak pikiran, bisa bervariasi dan berlangsung secara dramatis. Seorang anak kesepian yang berjuang untuk membuat teman-teman di sekolahnya membutuhkan dirinya, juga terjadi pada seorang pria tua yang kesepian karena istrinya baru saja meninggal. Untuk bisa  memahami kesepian, ada baiknya kita memahami lebih jauh tentang istilah “kesepian” serta berbagai penyebab, konsekuensi terhadap kesehatan, gejala, dan cara efektif mengatasinya.

Apa itu kesepian ?

Secara umum kesepian menggambarkan merasa berada dalam pengasingan atau diasingkan, kesepian sebenarnya adalah sebuah keadaan pikiran. Kesepian menyebabkan orang merasa hampa, sendirian dan tidak diinginkan. Orang yang kesepian sering mendambakan kontak manusia, tetapi keadaan pikiran mereka membuatnya lebih sulit menjalin hubungan dengan orang lain .

Kesepian, menurut para ahli, tidak selalu mengenai keadaan sedang sendirian. Masalah sesungguhnya terletak pada persepsi tentang kesendirian serta rasa terisolasi. Misalnya, mahasiswa perguruan tinggi mungkin merasa kesepian meskipun dikelilingi oleh teman sekamar dan rekan-rekan lainnya. Seorang tentara memulai karir militernya dengan rasa kesepian setelah ditugaskan ke luar negeri, meskipun terus-menerus selama bertugas dikelilingi oleh orang lain .

Apa penyebab Kesepian ?

Menurut hasil penelitian John Cacioppo, seorang psikolog University of Chicago dan salah satu pakar tentang kesepian, menyatakan kesepian berhubungan erat dengan faktor genetik. Faktor lainnya mencakup variabel situasional, seperti isolasi fisik, pindah ke lokasi baru, dan perceraian. Kematian seseorang yang bermakna signifikan bagi kehidupan seseorang juga dapat menyebabkan perasaan kesepian. Kesepian juga bisa memicu timbulnya gejala gangguan psikologis seperti depresi.

Kesepian juga dapat dikaitkan dengan faktor-faktor internal seperti harga diri yang rendah . Orang-orang yang kurang percaya diri dalam diri mereka sering percaya bahwa mereka tidak layak menerima perhatian atau berarti bagi orang lain. Hal ini dapat menimbulkan perasaan tercampak dan kesepian kronis.

Apa dampak kesepian bagi kesehatan?

Kesepian memiliki berbagai efek negatif terhadap kesehatan fisik dan mental. Beberapa risiko kesehatan yang berhubungan dengan kesepian meliputi:

  • Depresi dan bunuh diri
  • Penyakit jantung dan stroke
  • Peningkatan kadar stres
  • Penurunan memori dan gangguan belajar
  • Perilaku antisosial
  • Kesulitan mengambil keputusan
  • Alkoholisme dan penyalahgunaan narkoba
  • Berkembangnya penyakit Alzheimer
  • Perubahan fungsi otak

Penelitian telah menunjukkan bahwa kesepian dapat mempengaruhi stres, kesehatan jantung dan kekebalan tubuh. Tapi ini bukan satu-satunya dampak dari kesepian. ” Orang yang kesepian mengkonsumsi alkohol lebih banyak dan kurang berolah raga dari pada mereka yang tidak kesepian , ” jelas John Cacioppo dalam sebuah wawancara dengan US News and World Report . “Diet mereka lebih tinggi lemak, tidur mereka kurang efisien, dan di siang hari mereka merasa kelelahan. Kesepian juga mengacaukan keteraturan kerja tubuh, predisposisi terjadinya penuaan dini . “

Para peneliti telah menemukan bahwa rendahnya tingkat kesepian berhubungan dengan pernikahan, pendapatan yang lebih tinggi dan status pendidikan yang lebih tinggi. Tingginya kadar kesepian berhubungan dengan gejala kesehatan fisik, hidup sendiri, jaringan sosial terbatas, dan kualitas hubungan sosial rendah .

Apa saja gejala dari kesepian ?

Para peneliti juga menunjukkan bahwa kesepian menjadi lebih umum di Amerika Serikat. Ketika dilakukan disurvei dengan membagikan kuesioner pada tahun 1984, responden terbanyak mengaku memiliki tiga orang sangat dipercaya. Ketika pertanyaan itu ditanyakan lagi pada tahun 2004, jawaban yang paling umum adalah nihil kepercayaan. Tren ini tentu sangat disayangkan, karena para ahli percaya bahwa untuk mengatasi kesepian bukan dengan cara meningkatkan kuantitas interaksi sosial, tetapi meningkatkan kualitasnya. Dengan memiliki tiga atau empat teman dekat cukup untuk menangkal kesepian dan mengurangi konsekuensi negatif terhadap kesehatan, terutama yang terkait dengan keadaan pikiran.

Apakah kesepian bisa menular ?

Satu studi yang dilakukan oleh Cacioppo menunjukkan bahwa kesepian sebenarnya bisa menular. Dalam sebuah studi sepuluh tahun, para peneliti meneliti bagaimana kesepian menyebar di jaringan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang dekat dengan seseorang mengalami kesepian, 52 persen lebih cenderung mengalami kesepian juga.

Bagaimana cara mengobati dan mencegah Kesepian

John Cacioppo menawarkan beberapa tips tentang cara untuk mengatasi kesepian :

  • Mengakui bahwa kesepian adalah tanda bahwa sesuatu harus berubah.
  • Memahami efek yang kesepian terhadap kehidupan Anda, baik secara fisik maupun mental .
  • Pertimbangkan melakukan kegiatan kemasyarakatan atau kegiatan lain yang Anda nikmati. Situasi tersebut menyajikan peluang besar untuk bertemu orang-orang dan memupuk persahabatan baru dan terjadi interaksi sosial .
  • Fokus pada pengembangan kualitas hubungan dengan orang-orang yang berpandangan sama dalam banyak hal.
  • Mengharapkan yang terbaik. Orang yang kesepian sering mengharapkan penolakan, jadi bukan fokus pada pikiran positif dalam membangun sikap sosial Anda .

Disadur : http://psychology.about.com/od/psychotherapy/a/loneliness.htm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s