Arti Diam

‘Diam’ penjara kata-kata,

pemisah suara dan suasana,

penyumbat marah, pembungkus kecewa,

‘Diam’ meredam nyeri hati,

mendekap kehormatan, kepedihan, dan rasa malu tak termaafkan

Dalam diam bersatu kecongkakan dan ketidakberdayaan, kepengecutan dan kemurahan hati,

dan dalam diam pula kebenaran terkapar tanpa daya.

‘Diam’ mengangah seperti liang kubur, siap menelan apa saja.

 Tepi waktu, 22 Desember 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s