Menjinakkan Iblis Mendulang Untung

Makna pesan yang disampaikan dari drama awal kehidupan tidaklah sekabur pemahaman terhadap makna kehidupan saat ini. Di awal kehidupan masing-masing makna tampil kontras. Keingkaran secara demonstratif dipertontonkan iblis lewat pembangkangannya dan kepatuhan total ditunjukkan malaikat lewat ketaatannya. Saat ini, warna kedua makna tersebut terus terkikis, memudar. Meskipun secara umum kondisi ini tidak sampai membuat semua manusia kehilangan harapan, namun untuk memastikan apakah harapannya adalah yang semestinya atau sekedar cara untuk melepaskan keraguan hebat yang melanda dirinya agar menemukan rasa aman, menjadi tidak sederhana.

Kalau pun ada sebagian manusia mencoba bertahan dengan meyakini bahwa sebelum akhir hayatnya manusia memiliki kesempatan memilih dua jalan yaitu haq dan bathil, maka dengan memilih meniti jalan yang haq bukan berarti telah terbebas dari kemungkinan menempuh yang bathil. Ketiadaan jaminan ini bukan semata-mata karena pasang-surutnya komitmen manusia dalam menaklukkan godaan mengatasi rintangan, tapi juga disebabkan kaburnya batas antara yang haq dan yang bathil. Manusia dipaksa mencari makna dalam ketiadaan.

Manusia tidak bisa memungkiri bahwa selain do’a, hanya memiliki rencana dan usaha. Sisanya adalah ketidakberdayaan, harapan dan keputus-asaan. Cara efektif untuk meredakan rasa lelah dan tertekan adalah membebaskan diri dari segalanya. Tambatan tali pengekang dilepas, manusia pun bebas bisa menertawakan apa saja, baik dirinya sendiri maupun agamanya. Nietzche menyebut tuhan telah mati, sekulerisme mengajarkan tuhan telah gagal mengatur dunia, eksistensialisme menyebut kematian biang kesia-siaan, dan yang lagi marak iblis digambarkan sesuai selera pasar. Lewat karakter rekaan, iblis yang sejatinya adalah penebar energi arketipe yang tidak berakar dijinakkan menjadi boneka lucu, cerita fiksi, film, komedi, lirik lagu serta nama makanan. Sosok iblis pun bukan hanya tampak beradab, bersahabat, dan bisa dimakan, tapi juga mendatangkan keuntungan!. Iblis didaulat menjadi pengingkar yang berguna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s