Suara Tubuh

Berkomunikasi merupakan aktivitas kompleks yang bukan hanya berupa ucapan, kata, atau kalimat, tapi juga ekspresi mimik muka, gerakan bola mata, posisi badan, gerakan tangan, intonasi suara, dan pesan-pesan bisu lainnya atau bisa disebut ungkapan nonverbal.

Dalam Nonverbal  Communication : The State of the Art, Harper Wiens dan Matarazzo membedakan komunikasi nonverbal menjadi dua :  nonverbal dan isyarat nonverbal. Komunikasi nonverbal  terdiri atas suatu usaha aktual menyampaikan pesan dengan menggunakan kode yang dapat diterima antara pemberi isyarat dan penerima. Sedangkan isyarat nonverbal   tidak melibatkan usaha pada usaha suatu komunikasi , tetapi menggambarkan perilaku nonverbal  dimana maknanya dapat disimpulkan oleh pengamat.

Sementara Shea (1996), membedakan komunikasi nonverbal dalam dua sub kategori : Komunikasi nonverbal dan aktivitas non verbal. Komunikasi nonverbal  dimana pasien mengunakan simbol-simbol umum yang dapat diterima yang diasosiasikan dengan suatu arti khusus, seperti menyentikkan jari kelingkng yang berarti kecil dan remeh, menegakkan ibu jari yang berarti bagus dan hebat. Sedangkan aktivitas nonverbal  tidak merujuk pada perilaku yang jelas yang disetujui secara umum, pesn yang disampaikan secara tidak sengaja mencoba menyampaikan pesan. Gerakan dagu ketika menghisap rokok atau meremas-remas tangan akan memperlihatkan suatu aktivitas nonverbal yang mungkin menunjukkan kekhawatiran atau kecemasan. Shea mengingatkan, dalam menyimpulkan aktivitas nonverbal  perlu hati-hati, mengingat hal tersebut memiliki arti yang bermaca-macam.

Pandangan lain disampaikan oleh Fast (1991). Menurutnya pengucapan tanpa kata (substext) sebagai bahasa rahasia yang dapat ditambahkan ke dalam kalimat yang diucapkan, memberi tekanan dan menguatkan arti yang dimaksud, atau mungkin yang berlawanan, memberi arti pembatalan suatu pernyataan atau ungkapan-ungkapan. Berjabat tangan denga tegas namun tidak terlalu keras akan diartikan sebagai kesopanan atau penghormatan, berjabat tangan yang terlalu cepat akan mengesankan tidak mengharapkan terlibat lebih dalam, berjabat tangan dengan kuat dan berlangsung agak lama sekitar empat sampai lima detik mengirm pesan menyukai, tapi kalau hal ini berlangsung antara pria dan wanita, maka akan dapat diartikan sebagai terlalu pribadi, bahkan mengandung sikap tertarik secara seksual.

Lebih jauh Shea mengemukakan tiga prinsip dasar perilaku nonverbal : Proksemiks (mempelajari tentang manfaat ruang), Kinesik  (mempelajari tentang gerakan tubuh), Paralanguage  (mempelajari tentang bagaimana sesuatu dikatakan)

Prokekmiks

Edward T. Hall dalam The Hidden Dimention mendefiniskan proksemiks sebagai hubungan timbal balik antara pengamatan dan teori-teori penggunaan jarak manusia sebagai perluasan budaya khusus. Manusia, menurut Hall, sama seperti binatang, cenderung untuk melindungi daerah interpersonal mereka, yaitu  :

Jarak keintiman : 0 sampai 18 inci, Jarak pribadi : 1,5 sampai 4 kaki, Jarak sosial : 4 sampai 12 kaki, Jarak publik : lebih dari 12 kaki.

Paralanguage

Adalah kegiatan yang mencakup elemen-elemen komunikasi seperti : intonasi suara, tingkat kenyaringan, kekuatan suara, dan kefasihan berbicara. Yang menjadi perhatian, bukan tentang apa yang dikatakan, tapi cara mengatakannya.. Ketika orang menyampaikan ungkapan sindiran yang sakartik : “pintar sekali anda ! “, atau mengatakan dengan nada tinggi :”saya tidak marah!”, maka kita tidak mungkin bisa memahami maknanya tanpa mendengar intonasi suaranya.

Kinesik

Adalah upaya untuk mengetahui pesan yang tersimpan dibalik gerakan tubuh, seperti : anggota badan, kepala, kaki, tangan, tungkai dan kaki, raut wajah, kedipan mata, serta postur. Singkatnya kinesik adalah penelitian tentang bagimana orang-orang menggerakkan bagian tubuh mereka melalui jarak dengan penambahan upaya untuk mengerti mengapa gerakan itu dilakukan. Albert Scheflen membuat postulat bahwa perilaku kinesik seringkali berfungsi sebagai metode pengontrol tindakan lain. Gerakan tangan dan kontak mata mungkin digunakan untuk menentukan siapa yang harus berbicara pada waktu tertentu dalam suatu percakapan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s