TERDEWASAKAN oleh 8 KRISIS

Seperti halnya tubuh biologis, badan psikis manusia berkembang secara bertahap. Bila perkembangan fisik manusia mencapai puncak kesempurnaannya pada usia sekitar 25 tahun, ego atau kepribadian manusia mengalami proses penyempurnaan pada setiap fase perkembangannya. Mulai awal kelahiran, anak-anak, remaja, dewasa hingga usia lanjut, secara bertahap ego dihadapkan kekontradiksian antar daya psikis yang saling bertolak belakang yang menuntut kemampuan diri untuk bisa melaluinya secara wajar. Keberhasilan atau kegagalan indvidu mengatasi krisis fase demi fase menentukan corak dan warna kepribadiannya kelak.

Erik Erikson membagi perkembangan ego manusia dalam delapan tahap krisis psikososial :

1. Usia 0-2 tahun :

Kepercayaan dasar lawan kecurigaan dasar

Selama tahun pertama bayi sangat tegantung pada pribadi yang mengasuhnya, sehingga timbul relasi timbal balik yang kuat dan tak terputuskan antara ibu dan bayi. Fase ini dapat disimpulakan bahwa aku adalah apa yang diberikan kepadaku

2. Usia 2 – 4 tahun :

Otonomi lawan rasa malu dan ragu-ragu

Keinginan bebas menjadi individu yang tidak tergantung berlawanan dengan rasa malu karena merasa keinginannya itu sebagai hal yang buruk.  Selama fase kedua ini ego menyimpulkan bahwa dirinya adalah apa yang dikehendakinya.

3. Usia 4-5 tahun :

Inisatif lawan rasa bersalah

Mencoba-coba segala hal dengan fantasi yang tinggi, ingin menerobos segala hal yang tidak dikenalnya di dunia ini, tapi anak merasa apa yang dikhayalkan dan diinginkannya yang tidak diketahui orang lain itu, menurut suara batinnya adalah sesuatu yang jelek. Ego menyimpulkan bahwa dirinya adalah apa yang dapat direncanakan.

4. Usia 6 – 11 tahun :

Kerajinan lawan rendah diri

Berlatih melakukan sejumlah kegiatan yang diakui umum sebagai keterampilan dan teknis dari kebudayaan yang harus dipelajari. Karena kegagalan atau tidak mahir dibanding dengan anak lain menyebabkannya rendah diri. Pada fase ini ego memahami dirinya adalah apa yang dipelajari.

5. Usia 12 – 19 tahun :

Identitas lawan kebingungan peran

Jika gagal memperjuangkan identitasnya, maka timbullah kebingungan identitas atau krisis identitas. Sebagai akibat paksaan terlalu dini memilih satu tugas, pasangan hidup, keyakinan politik, tanpa pernah mencoba berbagai alternatif. Fase ini ego mulai mengembangkan pengabdian dan kesetiaan.

 6. Usia 20 – 30 tahun :

Keintiman lawan isolasi

Dapat mengembangkan rasa tanggungjawab yang kuat bagi keluaganya sendiri. Mereka yang memiliki identitas lemah tidak sanggup mengadakan kontak yang mendalam sehingga hubungannya dengan orang lain bersifat dangkal, kaku formal, kurang bisa akrab dengan orang lain

7. Usia 30 – 65 tahun

Generativitas lawan stagnasi

Manusia telah melampaui dunia terbatas keluarga intimnya dan membuka diri untuk masyarakat luas.  Perhatian pokoknya adalah produktivitas dalam arti yang luas, tidak hanya berhasil menghasilkan keturunan yang besar serta karya tugasnya, tetapi juga minat untuk mendidik anak keturunannya dan memelihara generasi muda. Lawannya, rasa bosan, hidupnya dianggap berhenti, relasi antar pribadi semakin menipis, hatinya hanya diliputi kecemasan, sehingga lebih banyak terfokus pada aspek materi semata.

 8. Usia 65 tahun ke atas:

Integritas lawan keputusasaan

Di tengah keterbatasan eksistensi karena merasa mendekati kematian, mereka yang berusia lanjut merasa puas dengan hidupnya sendiri, melihat hidupnya sebagai salah satu langkah maju yang bernilai dalam kaitannya dengan banyak kehidupan orang lain. Lawannya, rasa menyesal, muak dan putus asa, merasa tidak memanfaatkan hidupnya dengan baik, sementara mereka meyakini tidak mungkin mengulangi hidupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s