buku Menjinakkan Krisis Identitas

Judul: Menjinakkan Krisis Identitas,  Penerbit: Catilla, ISBN: 978-602-99392-1-7

Ketika oksigen tersedia melimpah tidak ada yang memikirkannya. Keberadaannya dianggap sebagai sebuah kepastian sampai ketika jumlahnya sangat minim atau tidak tersedia lagi, baru semua menyadari betapa bernilainya oksigen.

Pendidikan boleh dibilang sama dengan oksigen. Keberadaanya merupakan kebutuhan yang tak terelakkan, baik oleh mereka yang secara sadar berupaya mendapatkannya maupun mereka yang tak mempedulikannya. Tanpa oksigen manusia mati tercekik, tanpa pendidikan manusia akan berjalan dalam kegelapan.

Keberadaan pendidikan semakin menampakkan urgensinya ketika dipertemukan dengan problematika anak usia remaja. Sebuah fase pertumbuhan psikososial yang tidak hanya merepresentasikan ketidakmatangan dan ketidakstabilan, tapi juga kerentanan mengalami kebingungan peran dalam mengorientasikan diri sehingga bisa memicu terjadinya apa yang disebut krisis identitas. Lewat pengaktifan potensi belajar secara aktif dan selektif, akan menumbuhkan self confidence yang bisa berfungsi sebagai pendorong para remaja mengembangkan potensi dirinya, termasuk dalam menentukan perilakunya. Dengan kesadaran ini memungkinkan bagi remaja untuk berinterasksi secara wajar dengan perubahan yang berlangsung pada dirinya tanpa harus kehilangan orientasi maupun terdorong mengasingkan diri dari lingkungan sosial.

Buku lain :

buku Perilaku Manusia

Buku Ilmu Sosial Dasar : Faktor Kapitalisme, Postmodernisme dan Islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s