Perilaku Fiksi *)

Menurut Baudrillard (Lury, 1998), kita hidup dalam apa yang disebut realitas hiper (hyper reality). Segala sesuatu adalah tiruan atau tiruan dari sebuah tiruan, dan yang palsu tampaknya lebih nyata daripada kenyataannya. Tayangan televisi, terutama iklan dan reality show, bisa menjadi contoh paling tepat untuk menunjukkan gejala ini. Kedua jenis tayangan tersebut banyak menyajikan fakta-fakta imajiner yang ditampilkan secara realistis, sehingga audiens (termasuk mereka yang lebih sadar media), tidak lagi berupaya memandangnya sebagai bagian kreativitas permainan media, tetapi malah melakukan peniruan secara sadar.

Baudrillard sampai pada kesimpulan bahwa realitas telah melahap segalanya. Masyarakat melakukan peniruan secara sadar terhadap media yakni mengadopsi kepribadian karakter fiksi sebagai cara untuk mengekspresikan diri. Mereka membahas kehdupan pribadi melalui analogi dengan cerita opera sabun, dan berbincang-bincang mengutip ucapan para selebritis dan slogan-slogan iklan. Secara reflektif mereka sebenarnya sadar bahwa iklan sedang berusaha membujuk mereka untuk membeli produk-produk tertentu. Mereka tahu saat mereka dikalahkan dan termakan !.

* kutipan buku PERILAKU MANUSIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s